Kaca iki wis divalidasi
- hati. Setelah itu, pada malam ketujuh, mohon dirilah Sang Dewi Ismayawati kepada suaminya, ingin pulang ke negri Ngajrak.
- Serta pula putrinya Ratu Dewi Kuraisin menyembah kepada sang ayah, mohon diri pulang. Tak lupa mohon diri kepada kedua ibunda, serta kepada kakaknya. Demikian pula putra raja sang Sadatsatir menyembah mohon pamit dan begitu pula sang Patih Sanasil.
- Keluar dari dalam istana, segeralah terbang ke angkasa dan telah lenyap dari pemandangan. Seluruh perajurit jin yang seratus juta jumlahnya, sudah tidak kelihatan, sudah bercampur dalam langit biru. Heranlah Sang Kakangingrat serta seluruh para raja, semuanya keheranan dan para tamu seolah-olah masih di pelupuk mata mereka.
- Yang keheranan menengadah, tidak habis-habisnya bila diucapkan. Berkatalah kemudian Wong Agung; "Di manakah Raja Jobin dan adinda raja Batara Hirman, apa sudah pulang ke negara Medayin?" Segeralah Dipati Tasikwaja menjawab.
- "Saya mendengar kabar bahwa mereka berada di negeri Kaswiri mengungsi kepada Raja Sanjahur yang membelanya. Raden Maryunani segera menghadap ayahandanya menyembah, Kalau berkenan di hati, hamba akan segera menyusul." Jawab ramanda, "Jika demikian kehendakmu,
- siapakah yang akan kau bawa serta, pilihlah para raja., selain pamanmu dari Yunan yang jangan sekali-kali berpisah denganmu. Menjawablah Umaryunani, "Hamba hanya mohon dua puluh orang selain paman dari Yunan raja Kobar dan Umarmadi dan kedua paman raja Rum.
- Dan abdi tuan di Buldan Andanbilis Anjanbilis dengan tujuh saudara semua dan putra tuan si adi rajaputra Serandil yang hamba minta. Lamdahur berkata menyambungi, "Angger ja ngan dua kali kerja, adi tuan mana dapat pisah dengan anda."
61