Menyang kontèn

Kaca:Menak Kanin.pdf/61

Saka Wikisumber
Kaca iki wis divalidasi
  1. Putri Raja Medayin ini sangat mengherankan karena paras mukanya terlalu cantik, walau para bidadari pun terpaksa mengabdi kepadanya. Ratna bumi dan pantas menjadi mestika bumi. Amat senang hati Kusuma Dewa Ismayawati.
  2. Semua bawaan busana raja putri jin diberikan pada Retna Muninggar. Satu perangkat diberikan kepada putri Mesir. Retna Muninggar dengan tersenyum-senyum menerima pemberian itu, maka tertariklah hati Retna Ismaya.
  3. Retna Muninggar memberi isyarat, maka keluarlah hidangan jamuan yang beraneka ragam, dikembang-kembang secara jin. Marmaya dipanggil. Setelah tiba Wong Agung minta, agar bersama adik dan pamanya melayani bersantap bersama-sama semua para raja yang berada di luar.
  4. Sang Dipati segera keluar melayani para tamu. Ki Patih Sanasil dan Raden Sadatsatir asyik minum anggur bordo yang paling keras, jenever, tuak dan anggur manis dan adas, ketahuan kesukaan jin. Hanya minuman yang mereka gemari makanan mereka tidak begitu gemar.
  5. Berlangsung ramai pesta pora di luar dan di dalam istana. Mengalirlah makanan beraneka ragam, isi dunia lengkap. Semua hatinya gembira. Tentara jin dari Ngajrak suka melihat pada para raja Arab dan begitu pula sebaliknya, sehingga berkenan di hati masing-masing.
  6. Dan di dalam para putri bersuka ria pesta makan. Senang hati Retna Muninggar mengeluarkan hidangan. Tak ada yang makan nasi hanya minuman yang mengalir serta hidangan kecil yang diberi kasturi semerbak harum baunya. Demikian menurut para ahli cerita.
  7. Setelah selesai beristirahatlah seluruh tentara jin. Empat malam lima hari, tak terputus siang malam mereka bersenang-senang di dalam istana. Makan minum sepuas-puasnya. Sangat baik perlengkapanya, di dalam dan di luar habis-habisan suguhan isi dunia.

59