karena Ajar Citragati jatuh cinta kepadanya, lalu ingin mencari perlindungan dari ajar-ajar lainnya. Tak ada seorang pun yang berani menolongnya, karena semua ajar mengakui akan keung- gulan Ajar Citragati. Akhirnya ada yang menyarankan agar ia minta perlindungan pada Ki Pandhanarang.
Konon gadis tersebut ke mana-mana selalu membawa sebuah lumpang batu yang bertuah. Apabila pada suatu ketika lumpang batu tersebut menjadi terlalu berat, sehingga tak terangkat lagi olehnya, maka di situ telah datang pertanda bahwa ajar yang berada di sekitarnya akan berganti agama.
Setiba di wilayah Tirangamper tiba-tiba sang gadis sudah tidak mampu lagi mengangkat lumpangnya, meskipun seluruh tenaganya telah dikerahkan. Ini suatu isyarat, bahwa di Tirang- amper ada seorang yang besar sekali pengaruhnya serta kesakti- annya. Maka ia lalu ingin menghadap dan minta perlindungannya.
Setelah beberapa lamanya tinggal di Tirangamper ia men- dapat perintah untuk mengislamkan orang-orang yang belum memeluk agama Islam. Dalam tugas tersebut sang gadis dibekali sebuah tongkat yang akan berguna baginya bila harus melewati lautan. Setiap laut akan menjadi dangkal atau kering asal tongkat nya dimasukkan ke dalamnya. Orang yang melihat keajaiban ini menjadi takjub dan ingin menjadi muridnya.
Selama dalam tugas ia telah menjelajahi daerah-daerah Jurangsuru, Lebuapi, Wotgalih, Guwasaleh, Brintik, Pragota, Tinjomaya dan Gajahmungkur. Semua ajar di tempat-tempat tersebut sudah mau tunduk dan banyak yang kemudian mengi- kuti perjalanan utusan Ki Pandhanarang ini, hingga dapat sampai di Sejanila, ialah tempat tinggal Ajar Citragati.
Ajar Citragati heran, mengapa orang-orang berbondong- bondong mendatanginya. Sctelah ‘mendengar tentang keajaiban- keajaiban yang telah disaksikan orang-orang itu Ajar Citragati ingin mengadu kesaktian.
Pertandingan kesaktian pun dilaksanakan,, yang berakhir dengan kekalahan Ajar Citragati. Ia menyerah dan baginya, ber- sama-sama dengan ajar-ajar lainnya dibacakan sahadat.
Ki Pandhanarang lalu mendirikan sebuah pondok pesantren
21